Ponorogo, 14 Juli 2026 – Program Studi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melaksanakan kegiatan Benchmarking Pengelolaan Tri Dharma Perguruan Tinggi ke Program Studi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Kiai Muhammad Besari Ponorogo pada Selasa, 14 Juli 2026, pukul 10.00–12.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Pascasarjana UIN Kiai Muhammad Besari Ponorogo.
Kegiatan benchmarking ini merupakan bagian dari komitmen Prodi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam meningkatkan mutu akademik, tata kelola program studi, serta memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik (best practices) antar perguruan tinggi.
Delegasi dari Prodi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung terdiri atas:
- Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si. – Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah.
- Dr. Rokhmat Subagiyo, M.E.I. – Dosen Magister Ekonomi Syariah.
- Dr. Amalia Nuril Hidayati, M.Sy. – Dosen Magister Ekonomi Syariah.
Rombongan benchmarking disambut secara hangat oleh jajaran pimpinan Pascasarjana UIN Kiai Muhammad Besari Ponorogo, yaitu Wakil Direktur Pascasarjana, Bapak Dr. Sugiyar, M.Pd.I., Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Dr. Ely Maskuroh, M.S.I, Sekretaris Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Ibu Yunaita Rahmawati, M.Si.Ak, serta beberapa ketua program studi lain di lingkungan Pascasarjana. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi untuk saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan pendidikan tinggi.
Dalam sesi diskusi, kedua institusi membahas berbagai isu strategis terkait pengembangan program studi, antara lain:
- Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum.
- Pengembangan riset, publikasi ilmiah, serta sumber pendanaan bagi dosen dan mahasiswa.
- Bentuk dan implementasi kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Dari hasil benchmarking diperoleh sejumlah informasi yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan Prodi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pada aspek pendidikan, Prodi Magister Ekonomi Syariah UIN Kiai Muhammad Besari Ponorogo telah melakukan penyesuaian kurikulum menjadi 44 SKS. Selain itu, implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) mulai diterapkan pada Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027, dengan mengintegrasikan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) ke dalam Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) sehingga proses pembelajaran dan evaluasi menjadi lebih terukur.
Pada bidang penelitian dan publikasi, dosen memperoleh dukungan pendanaan melalui berbagai skema Litabdimas, baik yang bersumber dari dana internal perguruan tinggi, hibah Kementerian Agama, maupun program Jatim Melaju. Skema pendanaan tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas riset dan publikasi ilmiah dosen sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian.
Sementara itu, dalam penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, Prodi Magister Ekonomi Syariah UIN Kiai Muhammad Besari Ponorogo mengembangkan kemitraan dengan memanfaatkan usaha yang dimiliki para alumni sebagai mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Model kolaborasi ini dinilai mampu memperkuat relevansi akademik dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memperluas ruang implementasi keilmuan ekonomi syariah.
Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini menjadi media strategis untuk memperoleh wawasan baru sekaligus memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi.
“Benchmarking ini menjadi sarana untuk saling belajar, berbagi praktik baik, dan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Berbagai inovasi yang diperoleh dari UIN Kiai Muhammad Besari Ponorogo akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan Prodi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung agar semakin unggul, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si. Melalui kegiatan benchmarking ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara kedua institusi, tidak hanya dalam peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga pada bidang penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, pemerintah, dan para alumni. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Prodi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam mewujudkan tata kelola program studi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

