TULUNGAGUNG – Masa depan pendidikan tinggi tidak lagi dibangun dalam ruang-ruang akademik yang berjalan sendiri. Ia tumbuh melalui konektivitas, pertukaran gagasan, kolaborasi lintas institusi, dan jejaring akademik yang semakin luas. Semangat itulah yang mewarnai pertemuan antara UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung dan UIN Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi dalam agenda benchmarking dan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) di lingkungan Pascasarjana UIN SATU Tulungagung, Rabu, 30 September 2026 bertempat di Aula Gedung Pascasarjana Lantai 5. Momentum tersebut menjadi semakin istimewa bagi Program Studi Magister Aqidah dan Filsafat Islam (S2 AFI) UIN SATU Tulungagung karena menjadi bagian dari penguatan jejaring kelembagaan dan akademik dengan S2 AFI UIN STS Jambi.

Mempertemukan Dua Tradisi Akademik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan silaturahmi pimpinan rombongan UIN STS Jambi kepada Rektor UIN SATU Tulungagung pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu, rombongan menuju Gedung Pascasarjana untuk mengikuti agenda utama benchmarking dan penandatanganan kerja sama dimulai pada pukul 10.15 WIB s.d 13.30 WIB. Acara berlangsung dalam suasana akademik yang hangat dan penuh semangat kolaborasi. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UIN SATU sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam membangun pendidikan tinggi yang semakin maju. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Direktur Pascasarjana UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. Ahmad Tanzeh, M.Pd.I., dan Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi, Prof. Dr. Risnita, M.Pd.

Sepuluh Program Studi Memperkuat Jejaring Kerja Sama. Momentum penting kemudian ditandai dengan penandatanganan SPK yang melibatkan sepuluh program studi di lingkungan Pascasarjana UIN SATU Tulungagung dan UIN STS Jambi. Kesepuluh program studi tersebut meliputi S3 Studi Islam, S3 Manajemen Pendidikan Islam, S2 Manajemen Pendidikan Islam, S2 Pendidikan Agama Islam, S2 Pendidikan Bahasa Arab, S2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, S2 Aqidah dan Filsafat Islam, S2 Ekonomi Syariah, S2 Hukum Keluarga Islam, serta S2 Tadris Bahasa Inggris.
Keterlibatan berbagai program studi tersebut menunjukkan bahwa jejaring kerja sama yang dibangun memiliki cakupan yang luas dan berpotensi berkembang menjadi ekosistem kolaborasi multidisipliner. Di antara berbagai kerja sama tersebut, S2 AFI UIN SATU dan S2 AFI UIN STS Jambi memiliki peluang besar untuk mengembangkan kolaborasi dalam bidang keilmuan Aqidah dan Filsafat Islam serta isu-isu pemikiran Islam kontemporer.
S2 AFI: Dari Jejaring Menuju Kolaborasi Produktif. Bagi S2 AFI UIN SATU Tulungagung, kerja sama dengan S2 AFI UIN STS Jambi merupakan bagian dari upaya memperluas konektivitas akademik sekaligus memperkuat budaya kolaborasi. Jejaring akademik yang kuat memungkinkan program studi untuk tidak hanya bertukar informasi, tetapi juga menghasilkan agenda bersama yang memiliki luaran nyata, seperti penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi, seminar dan konferensi nasional-internasional, pertukaran narasumber, guest lectur pengembangan kurikulum berbasis KKNI dan OBE, serta berbagai program pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.
Guest Lecture: Menghidupkan Ruang Pertukaran Gagasan. Setelah agenda utama, kegiatan dilanjutkan dengan guest lecture di masing-masing program studi. Kaprodi S2 AFI UIN SATU Tulungagung Dr. H. Ahmad Nurcholis, S.S., M.Pd yang akrab disapa Dr. Ois, didampingi Sekprodi Dr. Abduloh Safik, M.Fil.I. menyambut dengan hangat kehadiran Kaprodi S2 AFI UIN STS Jambi H. Abdullah Firdaus, Lc., M.A., Ph.D. bersama Sekprodi S2 AFI UIN STS Jambi Dr. Jaya, S.Ag., M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. Ois menegaskan bahwa kerja sama ini adalah jembatan emas untuk mempertemukan dua kekuatan keilmuan. “Alhamdulillah, hari ini kita tidak hanya menandatangani dokumen, tapi menyambungkan hati dan gagasan S2 AFI UIN SATU Tulungagung dengan tradisi kajian Islam Nusantara yang diusung oleh S2 AFI UIN STS Jambi dengan kekayaan lokal wisdom Melayu-Islaminya memiliki modal besar. S2 AFI harus menjadi garda depan dalam merawat akidah yang moderat, menghidupkan filsafat Islam yang kritis, dan menjawab tantangan peradaban digital. Dari forum inilah, insyaAllah lahir riset dan publikasi kolaboratif yang berdampak,” ungkap Dr. Ois.
Senada dengan itu, Kaprodi S2 AFI UIN STS Jambi, H. Abdullah Firdaus, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat UIN SATU. “Kami datang untuk belajar dan bersinergi. Benchmarking RPL dan pengelolaan Pascasarjana di UIN SATU sangat inspiratif. Kami berharap kolaborasi S2 AFI Jambi dan Tulungagung tidak berhenti di SPK, tapi berlanjut pada kelas kolaborasi, joint research tentang moderasi beragama dan kearifan lokal, serta visiting professor yang saling menguatkan,” ujarnya. Guest lecture. menjadi bentuk konkret dari implementasi jejaring akademik. Melalui forum dinamis tersebut, kerja sama kelembagaan diterjemahkan menjadi aktivitas akademik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh sivitas akademika.
Membangun Pascasarjana yang Terhubung dan Berdampak. Kolaborasi antara UIN SATU Tulungagung dan UIN STS Jambi memberikan gambaran tentang pentingnya membangun pendidikan tinggi yang terhubung, terbuka, adaptif, dan kolaboratif. Bagi S2 AFI, penguatan jejaring seperti ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk membangun program studi yang tidak hanya kuat dalam tradisi keilmuan, tetapi juga responsif terhadap perkembangan zaman.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat berkembang menjadi berbagai program strategis yang melibatkan dosen dan mahasiswa kedua perguruan tinggi, sekaligus memperluas peluang lahirnya penelitian kolaboratif, publikasi bersama, forum ilmiah, inovasi pembelajaran, dan pengembangan sumber daya manusia. Dengan semangat tersebut, penandatanganan kerja sama ini bukanlah titik akhir. Ia justru menjadi titik awal perjalanan baru. Dari Tulungagung ke Jambi, dari jejaring menuju kolaborasi, dari kolaborasi menuju karya, dan dari karya menuju dampak. Semoga sinergi S2 AFI UIN SATU Tulungagung dan S2 AFI UIN STS Jambi mampu melahirkan gagasan-gagasan segar, riset-riset unggul, publikasi bereputasi, dan karya akademik yang memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan perkembangan keilmuan Islam di Indonesia. (ois)
