Seminar Internasional telah berhasil diselenggarakan oleh prodi S2 Ekonomi Syariah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, sebagai wujud MoU antara UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan Sadra International Institute, dan Perjanjian Kerjasama antara prodi Magister Ekonomi Syariah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada tanggal 7 Mei 2025 di aula gedung Prajnaparamita UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dengan mengusung tema Islamic Green Economy: Policy and Implementation in Indonesia and Middle Eastern Countries. Narasumber seminar internasional yaitu Dr. Abdul Aziz Abasi yang merupakan Direktur Sadra International Institute dan Prof. Dr. Dede Nurrohman, M.Ag yang merupakan Guru Besar bidang Ekonomi Syariah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, keynote speaker yaitu Prof. Dr. Abad Badruzzaman, Lc., M.Ag dan moderator yaitu Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si. selaku Kaprodi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Pada seminar internasional ini menarik banyak perhatian akademisi dan juga mahasiswa pada bidang ilmu ekonomi syariah yang mana membahas terkait green economy. Menurut Baqir As Sadad yang disampaikan oleh Dr. Abdul Aziz Abasi bahwa pada dasarnya semua ilmu sama, kemanfaatan dari ilmu itu sendiri dapat dirasakan pada masanya sebagai jalan untuk menyelesaikan suatu permasahalan dan tugas dari masyarakat adalah menyesuaikan antara ilmu dengan permasalahan yang terjadi. Untuk menyelesaikan suatu permasalahan perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak eskternal seperti pemerintahan, dan masyarakat, karena dengan adanya kolaborasi suatu permasalahan akan lebih mudah diselesaikan.
Point selanjutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Dede Nurrohman, M.Ag, kritik atas pendapat Baqr al Sadr pada tantangan ekonomis Islam yang menganggap bahwa tantangan tersebut disebabkan oleh keterbatasan sumber daya alam, Pandangan ekonomi Islam bukanlah keterbatasn sumber daya alam yang terbatas, karena Allah telah memberikan kekayaan yang luas. Dalam konteks negara, Indonesia negara kaya akan sumber daya alam akan tetapi pemanfaatan dan pengelolaanya kurang maksimal sehingga hasilnya pun tidak maksimal.
Dalam ekonomi Islam mengandung nilai penjaminan, salah satunya pada aspek kehidupan manusia seperti pada aspek pendidikan, ekonomi dan sosial, hal tersebut dapat diwujudkan dengan melalui penyaluran zakat yang merupakan perputaran dari orang yang kaya kepada orang yang miskin. Dengan adanya hal tersebut akan berdampak pada aspek-aspek kehidupan manusia lainnya.
Terkait dengan green economy bahwa sebagai negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia dapat mengelola dan memanfaatkannya dengan baik, namun sayangnya saat ini green ecomony masih sebatas gagasan yang belum merata pelaksanaanya di negara Indonesia hal tersebut karena masih banyaknya eksploitasi besar-besaran yang terjadi di Indonesia dalam pengelolaan sumber daya alamnya, seperti penambangan batu bara yang efeknya menjadi cerungan dan merusak ekosistem lingkungan, sosial masyarakat. Prombelatika semacam ini menjadi pekerjaan bagi generasi masa depan untuk mencari solusi dalam memanfaatkan sumber daya alam yang berkelanjutan sehingga hasilnya pun dapat menjadi dukungan ataupun fasilitas yang dapat memajukan bangsa Indonesia khususnya melalui bidang perekonomian masa kini dan masa depan. Kegiatan internasional seminar ini di organisir oleh Sekretaris Prodi Magister Ekonomi Syariah Dr.Nita Agustina Nurlaila Eka Erfiana,M.Pd.I. (Nit)

