Tulungagung, 25 Agustus 2025 – Program Studi (Prodi) Magister (S2) Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) berhasil menyelesaikan proses Audit Mutu Internal (AMI) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung. Keberhasilan ini tak lepas dari komitmen dan persiapan matang yang dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Kutbuddin Aibak, S.Ag, M.H.I. selaku Ketua Program Studi dan didukung oleh Dr. Khusnul Mufidati, S.Sy., M.Pd.I. selaku Sekretaris Prodi.
Proses audit yang berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025 ini merupakan bagian dari gelaran AMI menyeluruh untuk 15 program studi di lingkungan Pascasarjana. Prodi S2 Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) diaudit oleh tim auditor yang terdiri dari Nanang Purwanto, M.Pd dan Risdiana Himmati, M.Si.
Audit ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian dan efektivitas penerapan sistem penjaminan mutu internal di prodi, mencakup berbagai aspek kriteria standar sesuai klausul yang ditetapkan. Melalui proses wawancara, pemeriksaan dokumen, dan observasi, tim auditor meninjau kesiapan dan pelaksanaan berbagai standar operasional prodi.
“Alhamdulillah, proses audit berjalan dengan lancar dan penuh kolaborasi. Kami menyambut baik setiap masukan dan rekomendasi dari tim auditor sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik ke depannya,” ujar Prof. Dr. Kutbuddin Aibak, M.H.I. usai proses audit.
Sementara itu, Dr. Khusnul Mufidati, S.Sy., M.Pd.I. menambahkan bahwa kesuksesan ini merupakan buah dari kerja sama seluruh civitas akademika prodi, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga peran serta mahasiswa. “Ini adalah upaya kolektif kita semua untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi di prodi kami,” jelasnya.
Keberhasilan Prodi S2 Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) dalam menjalani AMI ini menjadi bukti nyata komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang hukum ekonomi syariah. Hasil audit diharapkan dapat menjadi pijakan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), memperkuat akreditasi, dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global. fiq
