Berita
UIN SATU TULUNGAGUNG

Koordinasi Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) Program 5000 Doktor Tahun 2021

Direktur Pascasarjana UIN SATU Tulungagung hadiri undangan DIREKTORAT Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Berdasarkan surat nomor B-4037/DJ.I/Dt.I.III/HM.01/11/2021 perihal undangan tersebut berisi tentang Koordinasi Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) Program 5000 Doktor yang dilaksanakan pada hari Senin-Rabu (15-17/11/2021) di Hotel Aviary Bintaro, Jl. Boulevard Bintaro, Jl. Raya Pd. Aren No. 3A, Pd. Jaya Kec Pd. Aren Kota Tangerang Selatan-Banten 15220.

Agenda koordinasi ini di narasumberi oleh beberapa pejabat negara diantaranya Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. (Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam), Ibnu Anwaruddin, S.H., M.H. (Ortala dan Kepegawaian Ditjen Pendidikan Islam), serta Kementerian Keuangan RI, Biro Keuangan Kementerian Agama RI dan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Selain 38 Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) Program 5.000 Doktor Dalam Negeri, peserta yang di undang diantaranya dari Kasubbag Tata Usaha DIKTIS, Ahmad Kholilurrahman, SH (OKH), Subdit Kelembagaan dan Kerjasama, Bagian Keuangan Ditjen Pendis, PMU 5000 Doktor Luar Negeri (2 orang), Subdit Ketenagaan DIKTIS (16 orang).

Rapat Koordinasi ini di agendakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan sinergitas kebijakan serta program Program 5000 Doktor Dalam Negeri, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Ditjen Pendidikan Islam akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi PTP Program Tahun Anggaran 2021 guna melakukan evaluasi beasiswa yang mencetak Doktor dalam negeri.

Direktur Pascasarjana UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag. mengatakan Agenda rapat koordinasi dan evaluasi ini sangat penting untuk evaluasi program 5.000 Doktor yang diselenggarakan mendatang, mencari faktor-faktor internal dan eksternal yang menghambat mahasiswa menyelesaikan studinya. “Pihak PTP Mitra berusaha mengevaluasi pihak Direktorat Diktis, baik terkait hak PTP atau regulasi yang dianggap kurang tepat. Selain Kehadiran para Direktur Pascasarjana menjadi harapan besar untuk memberi solusi atas problem-problem yang ada,” Ujarnya.

Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag., menjelaskan acara koordinasi antara Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama dengan PTP Mitra sangat penting karena terkait kelancaran dan output dari program 5000 Doktor Dalam Negeri. "Rakor PTP Mitra ini harus dimaknai pengabdian, karena kita akan sibuk mengurusi banyak hal, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, ujian tulis dan wawancara, pencairan anggaran, mengontrol studi agar tepat waktu, dan sampai komplain peserta penerima beasiswa," tuturnya.

Akhir kata Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag., selaku Direktur Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, mengatakan dengan adanya program 5000 Doktor ini semoga saja kelak akan membantu banyak orang yang ingin melanjutkan studinya di program doktor, sehingga ini akan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi lembaga atau perguruan tinggi sebagai wujud pengabdian masyarakat serta perwujudan kemanfaat perguruan tinggi dalam menjembatani masyarakat luas untuk mencapai harapannya studi kepuncak pendidikan tinggi.