X

FGD Peninjauan Kurikulum OBE PDES: Bekerjasama dengan LPM Mengundang Pakar Kurikulum dari ITS dan UIN Sunan Ampel Surabaya

Kontributor:

Bagian terpenting dari penyelenggaraan pendidikan di Perguruan Tinggi yaitu ketersediaan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja. Kurikulum merupakan jantung sekaligus cetak biru dari seluruh proses pendidikan, karena tanpanya proses pembelajaran akan kehilangan arah, standar, dan tujuan yang jelas. Sebagai sebuah kompas akademis, kurikulum tidak hanya berfungsi menyelaraskan materi pembelajaran dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri, tetapi juga menjamin adanya pemerataan kualitas mutu pendidikan di berbagai daerah. Melalui struktur materi yang dirancang secara psikologis dan pedagogis, kurikulum memastikan bahwa dosen memiliki panduan yang terukur dalam mengajar dan siswa mendapatkan peta jalan (roadmap) yang berkesinambungan untuk mengembangkan potensi terbaik mereka. Oleh karena itu, keberadaan kurikulum yang adaptif dan visioner bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan pilar paling krusial yang menentukan keberhasilan suatu bangsa dalam mencerdaskan generasi penerusnya secara berkelanjutan.

Hadir sebagai narasumber yaitu pakar kurikulum dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Dr Syamsul Arifin, MT. Catatan penting dari Prof. Syamsul: (1) Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Kurikulum dikonsultasikan pada dunia kerja/stakeholder; (2) apakah tujuan pembelajaran sudah sesuai dengan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja; (3) CPL beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa harus ada; (4) CPL secara kuantitatif jangan banyak, tagihannya banyak; (5) jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) baik pada jenjang sarjana, magister dan dotor harus ada SK Rektor; (6) OBE fokus pada pencapaian CPL; (7) peninjauan kurikulum bisa setahun sekali jika didriver oleh DUDIKA; (8) matrulikulasi diperuntukkan bagi mahasiswa yang tidek linier dengan jenjang S3 (Doktor). Narasumber yang kedua yaitu pakar kurikulum dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Dra. Imas Maesaroh, M.Lib., Ph.D. Menurut Pakar dalam Bidang Ilmu Manajemen Informasi dan Komunikasi Dakwah ini bahwa dokumen kurikulum harus memuat: (1) tujuan pendidikan program studi; (2) profil lulusan; (3) CPL; (4) pemetaan profil lulusan ke CPL; (5) memilih CPL yang sesuai dengan matakuliah; (6) membuat CPMK dari CPL yang terpilih; (7) pemetaan CPMK ke CPL; (8) membuat Sub-CPMK yang merujuk pada CPMK; (9) pemetaan CPMK ke Sub-CPMK; (10) membuat deskripsi matakuliah; (11) membuat Rencana Pembelajaran Semester (RPS); (12) membuat rubrik penilaian holistik; (13) membuat rencana evaluasi; (14) membuat rubrik penilaian analitik; (15) membuat rubrik skala persepsi untuk penilaian presentasi lisan.

FGD dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026 dan dibuka oleh Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Abad Badruzaman, Lc yang diawali dengan sambutan Ketua Lembaga Penjamin Mutu UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Prof. Dr. Agus Zainul Fitri, M.Pd. Peserta FGD yaitu Ketua dan Sekretaris PDES dan prodi di lingkungan Pasca Sarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dosen tetap PDES, perwakilan mahasiswa PDES, dan mengundang Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Kementerian Agama RI, Pemerintah Daerah, BAZNAS, Asosiasi Program Doktor Ekonomi Syariah Indonesia (APDESYI).#

Skip to content