X

Perkuat Hard Skill: Coaching Penulisan Artikel Ilmiah Bereputasi Civitas Akademika PDES

Kontributor:

Kebiasaan menulis merupakan fondasi utama bagi lahir dan berkembangnya budaya menulis khususnya di kalangan dosen dan mahasiswa. Budaya menulis tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses pembiasaan yang dilakukan secara terus-menerus oleh individu maupun komunitas akademik. Ketika menulis menjadi aktivitas rutin, seseorang akan terlatih untuk berpikir kritis, sistematis, dan reflektif dalam menyampaikan gagasan. Akumulasi dari kebiasaan tersebut pada akhirnya menciptakan lingkungan yang menghargai literasi, mendorong produksi karya ilmiah, serta memperkuat tradisi intelektual. Oleh karena itu, upaya membangun budaya menulis harus diawali dengan menumbuhkan kebiasaan menulis sejak dini, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun perguruan tinggi, sehingga menulis tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai kebutuhan dan bagian dari kehidupan akademik serta sosial.

Berangkat dari kenyataan di atas, Program Doktor Ekonomi Syariah (PDES) Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menyelenggarakan kegiatan yang diberi judul: “Coaching Clinic Structure Literature Review Hasil Penelitian dan Pengabdian”. Kegiatan yang diarahkan untuk memperkuat Hard Skill Sivitas Akademika PDES ini dilaksanakan pada Senin dan Selasa, 17-18 Nopember 2025 dengan menghadirkan narasumber yaitu: (1) Prof. Dr. Irwan Abdullah, Ph.D. (Guru Besar Antropologi – Universitas Gadjah Mada) dan (2) Prof. Dr. Mustaqim Pabbajah, M.A. (Guru Besar – Universitas Teknologi Yogyakarta).

Pada kesempatan tersebut narasumber menjelaskan bahwa:

  1. Menulis jurnal international diawali dengan kesadaran peralihan status dosen/peneliti dari pemain lokal menjadi global;
  2. Tiga dasar produktivitas menulis dan publikasi pada jurnal yaitu: (a) Menguasai “belantara jurnal internasional”; (b) Skill menulis artikel sesuai “tradisi jurnal” dan (c) Memahami kode-kode atau “rule of the game” dunia Scopus;
  3. Fondasi terpenting menulis: Seberapa kuat usaha kita “MELUANGKAN WAKTU” untuk menulis (bukan menunggu waktu luang). Motto IAS= One Day One Paragraph (ODOP);
  4. Journal template (5000 words):
  5. Title
  6. Author(s) + Institution
  7. ABSTRACT (200 words)
  8. INTRODUCTION (500 words)
  9. LITERATURE REVIEW (1000 words)
  10. METHOD (600 words)
  11. RESULTS (1400 words)
  12. DISCUSSION (1000 words)
  13. CONCLUSION (500 words)
  14. REFERENCES (about 30 titles)

Peserta antusias mengikuti kegiatan ini dan pada bagian akhir kegiatan, narasumber mencotohkan beberapa judul yang layak dan relevan ditindaklanjuti oleh peneliti ekonomi syariah misalnya: (1) Circular Halal Economy: Mapping Sustainability Discourse and Waste Governance in Indonesian Muslim Community Enterprises; (2) Beyond Charity: Theorizing ZISWAF as Alternative Development Financing in Post-Welfare Indonesian Islamic Economics; (3) Entrepreneurial Islam: Unpacking Governmentality and Economic Subjectivity in Indonesian Shariah-Compliant MSMEs; (4) Halal Frontiers: Contested Terrains of Certification, Standardization, and Market Power in Southeast Asian Islamic Economy dan (5) Gendered Economic Justice: Interrogating Women’s Financial Inclusion and Islamic Microfinance Paradox in Rural Indonesia.#

Skip to content