Sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan mahasiswa, Program Doktor Ekonomi Syariah (PDES) Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung mendelegasikan 2 (dua) orang mahasiswa (Samsul Huda dan Mohammad Anis Sumadi) untuk mengikuti The 3rd Annual International Summit on Development and Economic Empowerment (AISDEE) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Kegiatan AISDEE ke tiga tahun 2025 ini dilaksanakan dalam dua hari yaitu Selasa dan Rabu, 9 dan 10 September 2025 dan dibuka oleh Rektor UIN Sunan Apel Surabaya Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip., SEA., M.Phil., Ph.D.
Hasil penelitian yang dipresentasikan oleh Samsul Huda dengan judul: Green Islam as An Ethical Paradigm for Sustainable Consumption in Islamic Economy. Sedangkan Mohammad Anis Sumadi dengan judul: Syariah-Based Capital Budgeting for Sustainable Micro-Investments: A Thematic Case from Indonesia’s Food Sector. Secara lebih teknis, tujuan penelitian Sumadi yaitu untuk menganalisis penerapan penganggaran modal dan pengambilan keputusan investasi pada usaha bawang kacang tanah di Indonesia. Serta implikasinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari perspektif syariah. Usaha bawang kacang tanah sebagai usaha mikro memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah, seperti larangan riba, keadilan, dan keberkahan. Serta mempertimbangkan aspek sosial dan lingkungan, pengelolaan investasi diharapkan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus dan analisis dokumen terkait praktik investasi dan prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan penganggaran modal yang mengutamakan aspek berkelanjutan dan prinsip syariah dapat meningkatkan efisiensi investasi dan berdampak positif terhadap penanggulangan kemiskinan, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat sesuai target TPB. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan pengelolaan keuangan syariah dan akses pembiayaan syariah untuk mendukung pengembangan usaha bawang kacang tanah yang berkelanjutan dan beretika. Tema AISDEE 2025 tersebut yaitu: Innovative Pathways to Sustainable Blue Economy and Global Partnership.#
