X

Pascasarjana UIN SATU Ikuti Pelatihan “Mlethek”

Kontributor:

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung turut serta dalam Program Pelatihan “Mlethek” (Melek Teknologi) yang digelar untuk meningkatkan literasi digital Aparatur Sipil Negara (ASN). Program yang berlangsung pada Rabu (10/9) di Gedung Laboratorium Terpadu UIN SATU ini dirancang sebagai langkah inovatif guna meningkatkan kelincahan para pegawai dalam menggunakan teknologi, khususnya untuk menunjang pekerjaan administrasi dan akademik.

Acara tersebut dihadiri Rektor UIN Satu Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Ag, Dr. Phil Syaifudin Zuhri, M.A. wakil rektor II, Dr. Husnul Maram, M.H.I. sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Aprilliyah, S.Kom.,M.M., sub Bagian Perlengkapan Pengadaan Barang dan Jasa, dan Masruroh Tri Handayani, S.Ag., M.Pd.dan lainnya

Sebanyak 63 peserta yang terdiri dari 60 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 3 Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kependidikan mengikuti pelatihan ini. Dari Pascasarjana, hadir saudara Robingan, S.E., dan Aris Samsodin, S.E. Dalam pelatihan tersebut, mereka mendapatkan pembekalan praktis mulai dari digitalisasi dokumen, kolaborasi daring, komunikasi cepat, otomatisasi tugas, hingga pengelolaan data berbasis aplikasi.

Tidak hanya berfokus pada teori, para peserta juga diajak untuk mempraktikkan langsung penggunaan berbagai aplikasi digital yang esensial dalam keseharian. Materi mencakup pemanfaatan Microsoft Office, Google Docs, Google Drive, serta pengenalan tools kecerdasan buatan mutakhir seperti ChatGPT dan Gemini AI. Untuk mendukung efektivitas kerja internal, pelatihan juga mengulas optimalisasi aplikasi kampus, antara lain e-Kegiatan, SIMAK, dan e-Budgeting.

Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Ag., dalam sambutannya menjelaskan filosofi di balik nama “Mlethek”. Beliau mengibaratkannya dengan pohon yang sedang bertumbuh. “’Mlethek’ terinspirasi dari kondisi pohon yang belum berisi. Program ini diharapkan dapat membuat Bapak dan Ibu sekalian lebih responsif dan siap dalam melayani mahasiswa maupun masyarakat,” ujarnya.

Prof. Aziz menegaskan bahwa komitmen pengembangan kompetensi ini akan berlanjut. “Pelatihan ini tidak berhenti di sini. Ke depan, UIN SATU akan menyelenggarakan program lanjutan agar seluruh ASN dapat menguasai teknologi sesuai dengan bidang kerjanya masing-masing. Prinsipnya, yang sudah mahir harus membantu rekan lainnya, dan yang masih belajar tidak perlu malu karena akan ada pendampingan. Intinya, semua harus mampu,” tegasnya.

Di samping peningkatan skill, Rektor juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjaga keamanan dan kerahasiaan data kampus yang menjadi tanggung jawab mereka dalam setiap penggunaan aplikasi digital.

Antusiasme peserta terlihat jelas, salah satunya diungkapkan oleh seorang pegawai yang baru pertama kali mengenal aplikasi AI. “Awalnya sedikit bingung, tetapi setelah dicoba ternyata sangat membantu mempercepat pekerjaan. Kini saya tidak lagi merasa gamang ketika mendengar istilah kecerdasan buatan,” tuturnya.

Ke depan, Rektor berharap setiap unit kerja dapat melaporkan perkembangan pemanfaatan teknologi di bidangnya. “Semakin baik kemampuan ASN kita, semakin kuat pula UIN SATU dalam memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa dan masyarakat,” pungkas Prof. Aziz menutup kegiatan.fiq&bib

Skip to content